Sinergioptima

Konsultan Psikologi Terapan

Penjelasan aspek inteligensi

PENJELASAN PSIKOGRAM
Di bawah ini adalah uraian singkat yang menggambarkan aspek-aspek dalam psikogram. Uraian ini berfungsi hanya sebagai petunjuk awal dalam memahami psikogram bagi klien SINERGI OPTIMA. Adapun penjelasan yang lebih rinci dan utuh, dapat dicermati dalam deskripsi.
     
ASPEK INTELIGENSI
Taraf kecerdasan TS mempunyai potensi kecerdasan yang amat menonjol, diprediksikan dapat dengan mudah menguasai tuntutan pekerjaan.
T   mempunyai potensi kecerdasan di atas kebanyakan orang pada usianya, diprediksikan akan mudah menyesuaikan diri dengan tuntutan pekerjaan.
C+ Pada umumnya mempunyai kelebihan dalam merespon hal-hal yang lebih bersifat teoritis.
C mempunyai potensi kecerdasan setara dengan kebanyakan orang pada usianya, diprediksikan akan mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan pekerjaan.
C- Pada umumnya lebih tanggap dalam merespon hal-hal yang lebih bersifat praktis.
R mempunyai potensi kecerdasan di bawah kebanyakan orang pada usianya, diprediksikan akan mengalami hambatan dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan pekerjaan.
RS mempunyai potensi kecerdasan yang relatif tebatas, diprediksikan akan kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan pekerjaan.
Daya tangkap TS mampu memahami permasalahan yang amat kompleks.
T   mampu memahami permasalahan yang lebih rumit.
C+ mampu memahami permasalahan yang lebih bersifat verbal.
C mampu memahami permasalahan sehari-hari.
C- mampu memahami permasalahan yang lebih bersifat teknis.
R mampu memahami permasalahan yang sederhana.
RS sulit memahami permasalahan yang sederhana sekalipun.
Daya pikir  verbal – teoritis TS mampu memahami persoalan verbal yang kompleks, serta merumuskan ide secara utuh dan sistematis.
T   mampu memahami persoalan verbal, serta memberikan tanggapan dengan runtut.
C+ mampu memahami hal-hal yang bersifat verbal, lisan maupun tulisan, juga cukup mampu untuk menyampaikan suatu gagasan.
C mampu memahami hal-hal yang bersifat verbal, lisan maupun tulisan.
C- mampu memahami hal-hal yang bersifat verbal, lisan maupun tulisan, namun agak kesulitan untuk menyampaikan suatu gagasan.
R mampu memahami hal-hal yang bersifat verbal, tetapi terhambat dalam mengungkapkan suatu ide.
RS masih mampu memahami hal-hal verbal yang sederhana, namun sulit untuk mengungkapkan ide.
Daya pikir kongkrit – praktis TS cakap dalam merespon permasalahan teknis, serta mampu merumuskan suatu solusi yang bersifat sistemik.
T   mampu memahami dan memecahkan permasalahan yang bersifat praktis atau teknis.
C+ mampu merespon masalah yang bersifat praktis dengan cukup baik.
C mampu memahami permasalahan yang bersifat praktis atau teknis.
C- masih agak terhambat dalam merespon masalah yang bersifat praktis.
R mampu memahami permasalahan yang bersifat operasional.
RS masih mampu memahami permasalahan operasional yang sederhana, namun memerlukan banyak bimbingan teknis.
Kemampuan berpikir logis TS mampu mengoptimalkan informasi yang terbatas untuk menghasilkan suatu kesimpulan yang tepat.
T   mampu menggunakan informasi yang kompleks dalam suatu kerangka berpikir yang sistematis.
C+ mampu menggunakan informasi dalam suatu proses berpikir yang runtut secara konsisten.
C mampu menggunakan informasi dalam suatu proses berpikir yang runtut.
C- mampu menggunakan informasi dalam suatu proses berpikir yang runtut selama tidak mendapatkan tekanan dalam pekerjaan.
R sulit dalam mengolah informasi secara sistematis, tetapi masih mampu mengambil kesimpulan yang masuk akal.
RS seringkali menarik kesimpulan yang kurang sesuai dengan informasi yang tersedia.
Daya ingat TS mampu mengingat banyak hal, yang membuat tugas dapat diselesaikan dengan lebih cepat.
T   mampu mengoptimalkan daya ingatnya, hingga dapat mengingat hal-hal yang menunjang pekerjaan.
C+ mampu menggunakan daya ingat dengan efektif dalam setiap situasi.
C mampu mengingat hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan.
C- mampu menggunakan daya ingat dengan efektif selama tidak mendapatkan tekanan dalam pekerjaan.
R mampu mengingat sebagian saja dari hal-hal yang bersifat penting, sehingga memerlukan bantuan baik berupa alat maupun informasi dari orang lain.
RS seringkali melupakan hal-hal yang bersifat penting, sehingga menghambat penyelesaian tugas.
Fleksibilitas berpikir TS mampu segera memberikan tanggapan yang tepat, meskipun dihadapkan pada tuntutan kerja yang dinamis.
T   mampu memahami permasalahan, serta memberikan tanggapan yang sesuai dengan permasalahan.
C+ mampu memahami permasalahan dari beberapa sudut pandang yang berbeda dalam menghadapi masalah yang kompleks.
C mampu memahami permasalahan dari beberapa sudut pandang yang berbeda.
C- mampu memahami permasalahan dari beberapa sudut pandang yang berbeda, namun terbatas pada masalah yang lebih sederhana.
R mampu memahami permasalahan dari sudut pandang tertentu.
RS terpaku pada suatu sudut pandang, meskipun kurang sesuai dengan permasalahan yang sedang dihadapi.
Daya analisis TS
mampu menguraikan masalah, sekaligus mengevaluasi informasi yang tersedia dalam pengambilan keputusan.
T   mampu menguraikan masalah dan menemukan faktor yang esensial dalam permasalahan.
C+ mampu menguraikan permasalahan, serta mampu menghubungkan antara berbagai hal yang relevan dalam permasalahan yang kompleks.
C mampu menguraikan permasalahan, serta mampu menghubungkan antara berbagai hal yang relevan dengan permasalahan.
C- mampu menguraikan permasalahan, serta mampu menghubungkan antara berbagai hal yang relevan dalam permasalahan yang lebih sederhana.
R mampu menguraikan permasalahan, namun kesulitan untuk menemukan faktor yang esensial dalam permasalahan .
RS hanya mampu menemukan sebagian kecil diantara banyak hal yang relevan dengan permasalahan.
Daya sintesis TS mampu merumuskan dugaan yang tepat, dengan informasi yang relatif terbatas. 
T   mampu merumuskan dugaan yang tepat berdasarkan berbagai informasi yang telah tersedia.
C+ mampu menghubung-hubungkan berbagai informasi, yang menunjang perumusan dugaan atas suatu permasalahan yang kompleks.
C mampu menghubung-hubungkan berbagai informasi, yang menunjang perumusan dugaan atas permasalahan.
C- mampu menghubung-hubungkan berbagai informasi, yang menunjang perumusan dugaan atas suatu permasalahan yang lebih sederhana.
R mampu menghubungkan informasi, namun sulit untuk merumuskan suatu dugaan.
RS terpaku pada suatu informasi, sehingga kesulitan untuk mengembangkan dugaan yang luas atas permasalahan.
Keluasan wawasan TS mempunyai wawasan yang menonjol, yang banyak membantu dalam menguasai pekerjaan.
T   mempunyai wawasan yang cukup luas, yang dapat menunjang pekerjaan.
C+ mempunyai minat mengamati lingkungan, serta optimal menerapkannya dalam pekerjaan.
C mempunyai minat untuk mengamati lingkungannya.
C- mempunyai minat mengamati lingkungan, namun kurang optimal menerapkannya dalam pekerjaan.
R mempunyai minat yang terbatas atas lingkungannya.
RS kurang mempunyai minat untuk mengamati lingkungan, sehingga pengetahuannya kurang berkembang.
Daya pikir komprehensif TS mampu menggunakan pemahaman atas konteks masalah untuk memcahkan masalah secara efektif.
T   mampu memahami masalah secara menyeluruh.
C+ mampu memahami masalah sebagai bagian dari suatu konteks yang lebih luas pada permasalahan yang kompleks.
C mampu memahami masalah sebagai bagian dari suatu konteks yang lebih luas.
C- mampu memahami masalah sebagai bagian dari suatu konteks yang lebih luas pada permasalahan yang lebih sederhana.
R mampu menangkap adanya permasalahan, tetapi kesulitan untuk mengintegrasikannya dengan konteks yang lebih luas.
RS melihat permasalahan sebagai sesuatu yang berdiri sendiri.
Daya pikir numerik-administratif TS
4

Right mampu mengerjakan tugas-tugas perhitungan dengan sangat sistematis dan teliti.

T   mampu mengerjakan tugas-tugas perhitungan dengan hati-hati.
C+ mampu bekerja sistematis dan mengolah data-data yang memerlukan perhitungan yang lebih kompleks.
C mampu bekerja sistematis dan mengolah data-data yang memerlukan perhitungan sederhana.
C- mampu bekerja sistematis dan mengolah data-data yang memerlukan perhitungan yang lebih sederhana.
R mampu mengerjakan tugas-tugas perhitungan, namun seringkali melakukan kesalahan.
RS sulit bekerja dengan sistematis, serta seringkali ceroboh dan banyak melakukan kekeliruan.
Kreatifitas TS mudah menyesuaikan diri dengan berbagai bentuk masalah, serta cepat menemukan solusi yang orisinal.
T   mampu memecahkan masalah yang lebih kompleks dengan efektif.
C+ mampu memecahkan permasalahan dengan solusi yang cukup orisinal.
C mampu memecahkan permasalahan sehari-hari.
C- mampu memecahkan permasalahan dengan solusi yang diambil dari cara yang digunakan sebagian besar orang pada permasalahan serupa.
R mampu memecahkan permasalahan sederhana, dengan cara yang agak bersifat coba-coba.
RS mencari solusi masalah sederhana, terbatas dengan cara yang telah biasa digunakan sebelumnya.

March 16, 2009 - Posted by | Penjelasan psikogram

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d bloggers like this: