Sinergioptima

Konsultan Psikologi Terapan

Penjelasan aspek kepribadian

PENJELASAN PSIKOGRAM
Di bawah ini adalah uraian singkat yang menggambarkan aspek-aspek dalam psikogram. Uraian ini berfungsi hanya sebagai petunjuk awal dalam memahami psikogram bagi klien SINERGIOPTIMA. Adapun penjelasan yang lebih rinci dan utuh, dapat dicermati dalam deskripsi kepribadian.
  ASPEK SOSIAL EMOSIONAL
Stabilitas emosi TS mampu mengendalikan emosi dengan efektif, meskipun berada dalam tekanan, dalam pekerjaan maupun relasi sosial.
T   mampu mengendalikan emosi dengan efektif. 
C+ pada umumnya masih mampu mengendalikan emosi, sehingga tidak mengganggu kinerja dan relasi sosial.
C masih mampu mengendalikan emosi, sehingga tidak mengganggu kinerja dan relasi sosial.
C- sesekali kesulitan mengendalikan emosi, namun tidak banyak mengganggu kinerja dan relasi sosial.
R terkadang tidak mampu mengendalikan emosi, sehingga mengganggu kinerja dan relasi sosial.
RS mudah dikuasai emosi, sehingga seringkali mengganggu kinerja dan relasi sosial.
Kepekaan TS sangat sensitif terhadap perilaku orang lain.
T   mampu menangkap makna perilaku orang lain.
C+ mempunyai sensitifitas atas perilaku orang lain dalam setiap situasi sosial.
C mempunyai sensitifitas atas perilaku orang lain.
C-  mempunyai sensitifitas atas perilaku orang lain, namun masih terhambat pada situasi tertentu.
R mempunyai sensitifitas pada situasi sosial yang sederhana.
RS sulit dipengaruhi oleh kehadiran atau perilaku orang lain.
Kepercayaan diri TS tidak mudah goyah, meskipun kurang mendapat dukungan atas pilihan yang diambil.
T   yakin dengan pilihan yang diambil, serta dapat merealisasikannya secara kongkrit.
C+ mempunyai keyakinan dalam berpendapat atau mengambil suatu keputusan, meskipun kurang mendapat dukungan lingkungan.
C mempunyai keyakinan dalam berpendapat atau mengambil suatu keputusan.
C- mempunyai keyakinan dalam berpendapat atau mengambil suatu keputusan, namun masih sesekali mengalami keraguan bila tidak didukung lingkungan.
R mampu menetapkan suatu pilihan, tetapi mudah goyah apabila kurang mendapat dukungan.
RS sulit menetapkan suatu pilihan, serta memerlukan masukan dan dorongan dari orang lain.
Keterampilan berkomunikasi TS mampu memberikan tanggapan yang tepat atas gagasan yang disampaikan orang lain.
T   mampu menangkap gagasan orang lain, serta menyampaikan gagasan kepada orang lain.
C+ mampu menangkap gagasan orang lain, namun masih kurang terampil dalam menyampaikan gagasan kepada orang lain
C mampu menangkap gagasan orang lain, namun masih kesulitan dalam menyampaikan gagasan kepada orang lain.
C- mampu menangkap gagasan orang lain pada situasi sosial sederhana.
R mempunyai kemauan untuk memahami gagasan orang lain, tetapi kesulitan untuk dapat memahami gagasan orang lain secara utuh.
RS kurang mempunyai kemauan untuk memahami orang lain, lebih mengutamakan kemauan dan gagasannya sendiri.
Kerjasama TS mengambil peran aktif dalam tim, sekaligus dapat memobilisasi tim menuju suatu target.
T   mampu mengambil peran aktif dalam suatu tim.
C+ mampu bekerjasama serta sesekali mengambil peran aktif dalam tim.
C mampu bekerjasama dalam suatu tim.
C- mampu bekerjasama namun tidak banyak mengambil inisiatif dalam tim.
R masih mampu bekerjasama dalam tim, namun dengan peran yang minimal.
RS kurang mampu mengintegrasikan tindakan dengan kegiatan tim secara keseluruhan sehingga dapat menimbulkan gangguan pada tim secara keseluruhan.
Kemampuan negosiasi TS mampu mengkompromikan tuntutan perusahaan dengan kemauan klien / pihak eksternal, dengan benefit / keuntungan bagi perusahaan.
T   mampu mengkompromikan antara tuntutan perusahaan dengan kemauan klien / pihak eksternal.
C+ mampu memahami adanya perbedaan antara tuntutan perusahaan dengan kemauan klien / pihak eksternal, serta menemukan celah kompromi diantara keduanya.
C mampu memahami adanya perbedaan antara tuntutan perusahaan dengan kemauan klien / pihak eksternal.
C- mampu memahami adanya perbedaan antara tuntutan perusahaan dengan kemauan klien / pihak eksternal, namun kesulitan untuk menemukan celah kompromi diantara keduanya.
R kesulitan untuk mempertemukan kemauan perusahaan dengan klien / pihak eksternal.
RS hanya mampu membawa salah satu pihak saja dalam posisi yang menguntungkan, apabila terdapat perbedaan kemauan antara perusahaan dengan klien / pihak eksternal.
Kemampuan persuasi TS mampu membawa orang lain untuk mengikuti pendapat / kemauannya.
T   mampu mempengaruhi orang lain dengan idenya.
C+ mampu menyampaikan gagasan kepada orang lain dengan cara yang cukup meyakinkan.
C mampu menyampaikan gagasan kepada orang lain.
C- mampu menyampaikan gagasan dengan cukup argumentatif, namun masih kesulitan untuk mempengaruhi orang lain.
R mampu menyampaikan gagasan, tetapi kurang memberikan pengaruh bagi orang lain.
RS kurang mampu menyampaikan gagasan yang bisa mempengaruhi orang lain
Penyesuaian diri TS dapat berperilaku apa adanya, dapat diterima dan menjadi bagian yang berarti dalam lingkungan.
T   dapat berperilaku apa adanya, sekaligus dapat diterima oleh lingkungan sekitar.
C+ erasa nyaman dengan lingkungan sekitar, serta dapat mengekspresikan diri dengan optimal.
C merasa nyaman dengan lingkungan sekitar, serta dapat berperilaku apa adanya.
C- merasa nyaman dengan lingkungan sekitar, namun mengalami sedikit hambatan untuk mengekspresikan diri dengan optimal.
R merasa kurang nyaman dengan lingkungan, serta sulit berperilaku apa adanya.
RS sulit mengekspresikan diri, serta kurang diterima oleh lingkungan sekitar.

March 16, 2009 - Posted by | Penjelasan psikogram

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d bloggers like this: