Sinergioptima

Konsultan Psikologi Terapan

Penjelasan aspek sikap kerja

PENJELASAN PSIKOGRAM
Di bawah ini adalah uraian singkat yang menggambarkan aspek-aspek dalam psikogram. Uraian ini berfungsi hanya sebagai petunjuk awal dalam memahami psikogram bagi klien SINERGIOPTIMA. Adapun penjelasan yang lebih rinci dan utuh, dapat dicermati dalam deskripsi.
     
ASPEK SIKAP KERJA
     
Ketekunan  TS mampu mengerjakan tugas-tugas monoton dalam rentang waktu panjang, dengan kualitas yang baik.
T   mampu mengerjakan tugas-tugas monoton dalam rentang waktu yang relatif panjang.
C+ mampu mengerjakan tugas-tugas yang bersifat monoton dalam tekanan pekerjaan.
C mampu mengerjakan tugas-tugas yang bersifat monoton.
C- mampu mengerjakan tugas-tugas yang bersifat monoton selama tidak berada dalam tekanan pekerjaan.
R mampu mengerjakan tugas-tugas monoton, dalam rentang waktu yang relatif pendek.
RS hanya mampu mengerjakan tugas-tugas monoton, dalam rentang waktu pendek, dan seringkali melakukan kesalahan.
Kegigihan TS mampu mengerahkan daya upaya secara efektif, sehingga dapat menyelesaikan permasalahan.
T   tidak mudah menyerah menghadapi permasalahan.
C+ mampu mengerahkan daya upaya untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi dalam situasi apapun.
C mampu mengerahkan daya upaya untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi.
C- mampu mengerahkan daya upaya untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi, namun seringkali masih memerlukan dukungan lingkungan.
R mempunyai keinginan untuk maju, tetapi mudah menyerah apabila menghadapi permasalahan.
RS mudah menerima keadaan, serta kurang mempunyai keinginan untuk maju.
Ketelitian TS hampir tidak pernah melakukan kesalahan dalam bekerja.
T   cermat dalam bekerja, namun sesekali masih melakukan kesalahan.
C+ cukup cermat dalam bekerja, masih melakukan kesalahan dalam jumlah yang wajar, tetapi tidak mudah terpengaruh tekanan pekerjaan.
C cukup cermat dalam bekerja, namun masih melakukan kesalahan dalam jumlah yang wajar.
C- ukup cermat dalam bekerja, masih melakukan kesalahan dalam jumlah yang wajar, tetapi mudah terpengaruh tekanan pekerjaan.
R kurang cermat dalam bekerja, banyak melakukan kesalahan.
RS ceroboh dalam bekerja, jumlah kesalahan melebihi toleransi.
Kecepatan kerja TS tempo kerja sangat menonjol, mampu menyelesaikan banyak tugas dalam waktu relatif singkat.
T   mampu menyelesaikan tugas lebih cepat daripada kebanyakan orang.
C+ mampu bekerja dengan cepat pada setiap situasi.
C mampu bekerja dengan cepat.
C- mampu bekerja dengan cepat selama tidak mendapatkan tekanan dalam pekerjaan.
R mampu menyelesaikan tugas, namun memerlukan waktu yang lebih panjang.
RS lamban, kurang produktif dalam hal kuantitas kerja.
Motivasi berprestasi TS tidak puas dengan capaian saat ini, selalu berusaha untuk meningkatkan standar kinerja secara mandiri.
T   merespon positif terhadap fasilitasi perusahaan untuk meningkatkan standar kinerja.
C+ mempunyai keinginan untuk meningkatkan standar kinerja, meskipun perusahaan telah menyatakan puas dengan kinerjanya.
C mempunyai keinginan untuk meningkatkan standar kinerja.
C- mempunyai keinginan untuk meningkatkan standar kinerja, namun cenderung mudah puas dengan kinerjanya.
R cukup puas dengan standar kinerja yang telah dicapai.
RS kurang tergerak untuk meningkatkan standar kinerja.
Sistematika kerja TS sangat runtut dan teratur sehingga terkesan sangat hati-hati dalam bekerja.
T   mampu bekerja secara runtut dan teratur, meskipun mengerjakan tugas yang kompleks.
C+ mampu bekerja dengan runtut dan teratur, sehingga pekerjaan menjadi lebih sederhana dan terorganisir.
C mampu bekerja dengan runtut dan teratur.
C- mampu bekerja dengan runtut dan teratur, namun seringkali masih kurang konsisten dengan cara kerja tersebut.
R kurang runtut dan teratur dalam bekerja, namun masih dapat menyelesaikan tugas-tugas sederhana. 
RS bekerja secara serampangan.
Daya tahan TS menyukai tantangan, serta mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang berat dan dinamis.
T   mampu menyelesaikan tugas-tugasnya, meskipun memperoleh beban kerja yang relatif berat.
C+ mampu menyelesaikan tugas yang dibebankan oleh perusahaan, terkesan cukup telaten dan gigih.
C mampu menyelesaikan tugas yang dibebankan oleh perusahaan.
C-  mampu menyelesaikan tugas yang dibebankan oleh perusahaan, namun terkesan kurang telaten dan gigih.
R mampu menyelesaikan tugas-tugas yang bersifat rutinitas, tetapi kurang pruduktif dalam tugas-tugas yang lebih kompleks.
RS mudah tertekan oleh beban pekerjaan, sehingga menjadi tidak produktif.
Inisiatif TS ada kemauan yang kuat untuk mengambil peran yang berarti, sehingga bersedia untuk mengerjakan tugas-tugas yang sebenarnya belum diatur secara khusus oleh perusahaan.
T   tanggap terhadap tugas-tugas yang mendukung pekerjaan, diluar tugas-tugas pokok.
C+ mampu merespon tuntutan pekerjaan secara mandiri, serta mempunyai minat atas kegiatan-kegiatan lain yang mendukung tugas pokoknya.
C mampu merespon tuntutan pekerjaan secara mandiri.
C- mampu merespon tuntutan pekerjaan secara mandiri, namun terlihat agak pasif dan cukup puas bila telah menyelesaikan tugas pokok.
R mempunyai kemauan untuk bekerja, namun memerlukan pengarahan yang bersifat kongkrit.
RS kurang antusias dalam bekerja, memerlukan umpan balik yang intensif.
Kedisiplinan TS mampu bekerja sesuai prosedur, sekaligus merencanakan suatu sistem yang berkenaan dengan penegakkan disiplin.
T   mampu bekerja sesuai prosedur, sekaligus menjalankan penegakkan disiplin ketika terjadi pelanggaran disiplin.
C+ mampu dan terlihat menyukai cara kerja prosedural.
C mampu bekerja sesuai prosedur.
C- mampu bekerja sesuai prosedur, tetapi sebenarnya lebih nyaman bekerja dengan prosedur yang tidak terlalu mengikat.
R sesekali bekerja tidak sesuai dengan prosedur.
RS kurang memperhatikan prosedur, seringkali bekerja dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan prosedur.
Responsifitas TS dapat segera mengambil tindakan yang efektif untuk merespon suatu permasalahan.
T   dapat segera memberikan respon pada saat yang dibutuhkan.
C+ tanggap terhadap permasalahan, terkesan cukup cekatan.
C tanggap terhadap permasalahan.
C- tanggap terhadap permasalahan, namun terkesan agak lamban.
R dapat memberikan respon, tetapi kurang mampu mengambil tindakan yang tepat.
RS lamban dan kurang memahami permasalahan. 

March 16, 2009 - Posted by | Penjelasan psikogram

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d bloggers like this: